oleh

Wacana PPnBM Diperluas ! , Mobil 2500cc Ikut Dapat Relaksasi?

Mobil 2.500 cc Mungkin Dapat Diskon PPnBM: Innova, Fortuner, Pajero Sport Bisa Turun Harga

Pabrik Toyota Fortuner dan Innova. Foto: TMMI Jakarta –

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan akan membahas kemungkinan perluasan dan pendalaman program relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk kendaraan bermotor.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Senin (15/3) kemarin.

Pemerintah membuka peluang mobil di atas 1.500 cc juga dapat diskon PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah). Saat ini, diskon PPnBM hanya berlaku untuk mobil 4×2 dan sedan dengan mesin sampai dengan 1.500 cc dan diproduksi di dalam negeri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah mempertimbangkan untuk memberikan diskon PPnBM untuk mobil hingga 2.500 cc. Hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), asalkan mobil di atas 1.500 cc itu diproduksi lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 70%.

“Jadi targetnya untuk TKDN 70%. Jadi memang saat ini 1.500 cc. Meski kemarin dapat juga arahan dari Presiden untuk menyampaikan kalau dilihat yang memang di atas 1.500 cc asalkan TKDN 70% mungkin bisa pertimbangkan,” ucapnya dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Senin (15/3/2021).

“Jadi sedang melakukan penyempurnaan hal itu asal TKDN 70% bisa sampai ke 2.500 cc ini yang nanti meng-address isu mengenai beberapa permintaan terhadap mobil di atas 1.500 cc di dalam relaksasi PPnBM yang diberikan,” ucapnya.

Mobil apa saja yang berpeluang dapat peluasan diskon PPnBM?

Berdasarkan data produksi kendaraan yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), memang tak banyak mobil 1.501-2.500 cc yang diproduksi di Indonesia. Adapun pabrikan yang memproduksi mobil sampai 2.500 cc yang di Indonesia antara lain Honda, Mitsubishi, hingga Toyota.

situs bandar judi slot online

Dalam kategori ini, Honda memproduksi CR-V (bermesin 2.000 cc). Sementara Mitsubishi memproduksi Pajero Sport dengan mesin 2.400 cc dan 2.500 cc.

Selain itu, Toyota juga memproduksi mobil Kijang Innova (bermesin 2.000 cc) dan Toyota Fortuner dengan mesin diesel 2.400 cc. Fortuner dengan mesin bensin kemungkinan tidak termasuk karena berkapasitas 2.700 cc.

Sementara itu, saat ini kategori mobil 4×2 dengan kapasitas penumpang kurang dari 10 orang dan kapasitas mesin 1.501-2.500 cc dikenakan tarif PPnBM sebesar 20%. Itu berlaku untuk mesin bensin dan diesel.

Sedangkan mobil yang sudah dapat diskon PPnBM sejak awal Maret 2021 yakni kategori 4×2 bermesin sampai dengan 1.500 cc dikenakan tarif PPnBM sebesar 10%. Dan PPnBM sedan dengan mesin sampai dengan 1.500 cc sebesar 30%.

Kebijakan relaksasi PPnBM yang mulai berjalan sejak 1 Maret 2021 diberikan untuk segmen KBM roda empat segmen sedan dan 4×2 dengan kapasitas mesin di bawah 1500 cc, diproduksi di dalam negeri, serta harus memenuhi persyaratan pembelian lokal (local purchase) yang meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70%.

Kebijakan ini akan berlaku hingga akhir tahun. Pemberian keringanan dilakukan secara bertahap, yakni diskon pajak 100% pada Maret – Mei, 50% di bulan Juni – Agustus, dan diskon pajak 25% pada Oktober – Desember 2021.

“Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini, konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas akan meningkat, meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya, dikutipnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed