oleh

Uda Paham Belum Mata Uang Digital Apa Aja ? Nih Simak Ulasan nya

 WIB

Cryptocurrency alias mata uang kripto memang telah menjamur dan semakin tenar di pasar mata uang digital, karena harga dan kapitalisasi pasar beberapa jenisnya yang meroket tajam, salah satunya Dogecoin.

Meskipun regulasinya belum jelas di berbagai negara, namun pertumbuhan nilainya yang sangat pesat berhasil memicu para investor untuk “mengamankan” uang mereka di pasar mata uang digital tersebut.

Terdapat banyak jenis dari mata uang kripto, namun saat ini yang paling terkenal adalah Bitcoin, Ethereum, dan baru-baru ini juga Dogecoin.

Pengertian Dogecoin sendiri adalah mata uang kripto yang dibuat pada tahun 2013 dan merupakan turunan dari Litecoin.

Apa Itu Dogecoin? Pengertian dan Perbedaannya dengan Bitcoin dan Ethereum

Peringkat Ketiganya

Situs coinmarketcap.com pada Senin (19/04/2021) menjelaskan bahwa ketiganya masuk ke daftar 10 mata uang kripto dengan nilai kapitalisasi terbesar. Bitcoin masih menempati posisi pertama dengan harga per koin sebesar 55.255,60 dolar AS atau setara dengan Rp803.717.567,02 dengan nilai kapitalisasi pasar 1.059 triliun dolar AS alias Rp15 triliun.

Tepat di bawah Bitcoin, ada Ethereum dengan harga per koin mencapai 2.292,17 dolar AS atau setara dengan Rp33.340.644,13 dengan nilai kapitalisasi pasar 260,06 miliar dolar AS alias Rp3,7 triliun.

Sedangkan Dogecoin sendiri menempati posisi keenam dengan harga per koin 0,40 dolar AS atau setara dengan Rp5.185 dengan nilai kapitalisasi pasar 43,19 miliar dolar AS alias Rp627 triliun.

Perbedaan Dogecoin dengan Bitcoin dan Ethereum

Setelah mengetahui peringkat masing-masing, mari teliti perbedaan ketiganya. Lantas apa perbedaan ketiga mata uang kripto tersebut?

1. Bitcoin

Sumber foto: (pixabay}

Dilansir dari situs resmi Bitcoin, cryptocurrency nomor 1 ini menggunakan teknologi peer-to-peer (P2P) untuk beroperasi, tanpa otoritas pusat maupun bank sentral seperti mata uang negara pada umumnya.

Pengelolaan transaksi Bitcoin dilakukan secara kolektif oleh jaringannya sendiri, sehingga didesain bersifat publik.

Tidak ada yang mengendalikan Bitcoin, sehingga setiap individu bisa turut mengambil bagian di dalam transaksinya.

Dikutip dari crypto.com, mata uang kripto pertama ini diciptakan oleh Satoshi Nakamoto, nama samaran yang mewakili individu atau organisasi yang menerbitkan whitepaper Bitcoin pada 31 Oktober 2008.

Sejumlah sumber menduga bahwa Satoshi Nakamoto berkaitan erat dengan software untuk Bitcoin.

Ada pula pengamat yang mengatakan desain Bitcoin mengizinkan kepemilikan tanpa identitas (anonymous).

Bitcoin ini bisa disimpan di komputer pribadi dengan format wallet file (dompet digital) atau disimpan oleh pihak ketiga berupa wallet service.

Selain itu, Bitcoin bisa dikirim kepada setiap penggunanya di seluruh dunia.

2. Ethereum

Sumber foto: (pixabay}

Hampir serupa dengan Bitcoin, situs crypto.com menyatakan bahwa Ethereum adalah software buatan Vitalik Buterin yang terdesentralisasi.

Sama dengan Bitcoin, Ethereum tidak berada di bawah pengawasan otoritas maupun bank sentral dan bisa dikirim ke seluruh penggunanya di dunia secara instan.

Namun, Ethereum ini ternyata memiliki kelebihan yang tidak dimiliki cryptocurrency lainnya, yaitu bisa diprogram.

Jadi, setiap developer bisa memakainya untuk membangun aplikasi-aplikasi baru.

situs bandar judi slot online

Hingga saat ini, ada ribuan developer yang sedang mengembangkan aplikasi di Ethereum demi menciptakan berbagai aplikasi baru.

Adapun aplikasi-aplikasi tersebut adalah dompet digital, aplikasi finansial, permainan, dan lain-lain yang menggunakan Ethereum sebagai alat transaksi.

3. Dogecoin

Sumber foto: (freepik}

Untuk semua hype seputar keuntungan yang cukup besar yang diposting oleh Bitcoin dan Ethereum yang memimpin pasar dalam beberapa bulan terakhir, ini sebenarnya adalah koin meme konyol yang telah mengalami salah satu kenaikan paling meroket sejauh ini pada tahun 2021. Dan sekarang Dogecoin (DOGE) bahkan telah ditarik komentar dari Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell.

Selama konferensi pers streaming kemarin, reporter  Finance Brian Cheung bertanya kepada Pimpinan apakah peristiwa pasar baru-baru ini — termasuk lonjakan saham GameStop dan peningkatan nilai besar-besaran Dogecoin — menunjukkan hubungan antara suku bunga rendah dan kebijakan moneter yang lebih mudah terhadap hal-hal semacam itu. Cheung juga bertanya apakah Fed prihatin tentang stabilitas keuangan, mengingat perubahan harga yang begitu liar.

Cryptocurrency terbaru ini dibuat pada tahun 2013 lalu oleh Oregon dan Jackson Palmer dari Sydney, Australia serta Billy Markus dari Portland.

Tampilan mata uang kripto yang satu ini sangatlah unik dan memikat hati para pencinta anjing. Pasalnya koin ini menggunakan logo kepala anjing Shiba Inu.

Mata uang kripto yang satu ini semakin terkenal dengan adanya donasi amal dan berbagai macam kegiatan positif untuk masyarakat. Para penggunanya menyebut diri mereka sendiri sebagai Shibes.

Fungsi utamanya tentu sama dengan mata uang kripto lainnya, namun salah satu yang khas dari koin ini adalah penggunaannya sebagai tip di dalam berbagai media sosial, seperti Reddit dan Twitter.

Cryptocurrency yang satu ini dapat diberikan sebagai penghargaan atas pembuatan konten berkualitas. Baru-baru ini, berkat berkat miliarder Elon Musk, harganya pun meroket 397,55%.

Di dalam akun Twitter resmi @elonmusk, ia membuat sebuah utas tentang cryptocurrency terbaru ini. “Doge,” tulisnya. Ia juga melampirkan sebuah foto roket yang sedang terbang menuju bulan.

Tak hanya itu, CEO Tesla ini juga membuat meme dari salah satu adegan terkenal di dalam film kartun The Lion King.

Namun, ia mengganti wajah Simba dengan gambar anjing Shiba Inu yang merupakan logo Doge.

Jadi, perbedaan ketiganya terletak pada fitur tambahannya, gengs.

Jika Bitcoin sejauh ini merupakan cryptocurrency dengan nilai paling tinggi dan banyak digunakan, maka Ethereum dan Doge pun punya keistimewaan masing-masing.

Ethereum menambahkan fitur pengembangan aplikasi. Sementara Doge bisa dianugerahkan kepada para pembuat konten berkualitas.

Pada saat yang sama harga Bitcoin dan Ethereum hanya naik single digit. Bitcoin naik 1,27% menjadi US$ 62.357 per BTC. Sedangkan harga Ethereum naik 2,39% di US$ 2.472,44 per ETH.

Kalau menurut Oscar, kenaikan harga Dogecoin karena tingginya permintaan yang belakangan ini terjadi. “Permintaan masif membuat harganya tinggi. Berbeda dengan Ethereum dan Bitcoin yang sedikit mengalami posisi resisten, turun sedikit setelah harga tertingginya,” ujar dia.

Kemarin harga Bitcoin dan Ethereum memang ada aksi jual dalam masa profit taking. Namun, koreksi BTC dan ETH tidak terlalu signifikan. Ini nampak pada Sabtu, harga Bitcoin dan Ethereum telah naik kembali.

“Permintaan DOGE terjadi karena Tesla dam Space X perusahaan milik Elon Musk mencuit di twitter resminya tentang DOGE. Ini memang sering terjadi, karena Elon Musk sebelumnya pernah melakukan hal yang sama,” kata Oscar. Kondisi ini membuat orang-orang membeli DOGE sehingga harga Dogecoin meningkat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed