oleh

PPKM DKI DIPERPANJANG SAMPAI TANGGAL 9 AGUSTUS

lahanberita.com,~

JAKARTA,  Pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah level 4 hingga 9 Agustus mendatang. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap kasus Corona di Ibu Kota bisa menurun secara signifikan.

“Kalau sekarang sudah diumumkan sampai tanggal 9, tentu kami mendukung program daripada pelaksanaan ini. Mudah-mudahan sampai tanggal 9 nanti terjadi penurunan lagi yang signifikan,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/8/2021).

Politikus Gerindra itu juga memastikan Pemprov DKI akan melaksanakan perpanjangan PPKM level 4 sesuai arahan pemerintah pusat. Dia meyakini perpanjangan ini akan berkontribusi positif dalam penurunan kasus COVID-19 di tingkat nasional.

Lantas, kapan DKI akan membuka kegiatan masyarakat dengan syarat wajib vaksin COVID-19?  Terkait hal ini, Riza menegaskan pihaknya masih perlu menyesuaikan dengan aturan yang diberikan pemerintah pusat.”Kita targetkan di bulan Agustus ini Jakarta dan tentu juga Indonesia akan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi terkait penurunan COVID-19,” imbuhnya.

situs bandar judi slot online

Menurutnya, Pemprov DKI ingin mempercepat jalannya program vaksinasi Corona.

“Tentu disesuaikan ketentuan dan aturan. Penggunaan vaksin menjadi penting, kenapa? Beberapa unit perlu ada sertifikat vaksin, selain kita ingin memastikan kesehatan dan keselamatan warga, kita ingin mendorong percepatan vaksin,” jelasnya.


PPKM Level 4 Diperpanjang lagi

Sebagaimana yagn kita ketahui,tadi malam Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang PPKM hingga 9 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4.

“Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu,” kata Presiden Joko Widodo seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Jokowi mengatakan PPKM level 4 yang diterapkan pada 26 Juli-2 Agustus telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Perbaikan itu di antaranya terkait turunnya kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga persentase tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19 serta tingkat kematian.

ynz,~

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed