oleh

Kota di China Lockdown Lagi!

Lahanberita.com, Jakarta – China melaporkan adanya lonjakan tiba-tiba kasus COVID-19 di bagian selatan negara itu, dengan 20 kasus transmisi lokal baru pada 30 Mei. Akibat lonjakan kasus ini, pihak berwenang memutuskan memberlakukan lockdown di Guangzhou.

Dikutip dari laman Channel News Asia, dari 27 kasus virus Corona baru yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan nasional dalam update hariannya, hanya tujuh infeksi yang diimpor, dengan sisanya berasal dari provinsi Guangdong.

Sebuah pemberitahuan oleh biro kesehatan kota Guangzhou yang dikeluarkan pada Sabtu (29/5) mengidentifikasi lima jalan di distrik Liwan di pusat kota sebagai ‘daerah berisiko tinggi’ dan memerintahkan penduduk untuk tetap di dalam rumah sampai tes Corona dari rumah ke rumah selesai.

situs bandar judi slot online

Orang-orang yang meninggalkan kota dari bandara, stasiun kereta api, dan stasiun bus antar-jemput perlu menunjukkan bukti tes COVID-19 negatif dalam tiga hari, kecuali untuk pelancong yang tiba di kota dalam transit.

“Lonjakan kasus di Guangzhou ini diyakini terkait dengan seorang nenek berusia 75 tahun yang dites positif untuk varian virus Corona yang pertama kali diidentifikasi di India,” kata pejabat kesehatan setempat.

China sebagian besar telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID-19 dan memperketat aturan karantina setelah lonjakan kasus di negara-negara tetangga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed