oleh

Kasus Pembakaran Al-Quran, Pelaku yang Sebenarnya Ditangkap di Jakbar

Lahanberita.com, Jakarta – Polisi mengungkap video viral terkait seorang wanita diduga membakar Al-Qur’an di Kebayoran Lama, Jaksel. Pelaku yang sebenarnya ditangkap polisi di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah membenarkan soal penangkapan pelaku tersebut.

“Benar (telah ditangkap),” kat Azis dalam keterangan kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Hanya saja, Azis tidak menjelaskan lebih detail soal penangkapan pelaku tersebut. Azis mengatakan, keterangan akan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Kabid Humas nanti yang statement,” ucapnya.

Penangkapan pelaku tersebut viral di media sosial. Dalam akun media sosial, disebutkan pelaku ditangkap di Jalan Tanjung Duren Timur 1, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Senin (24/5/2021) pukul 01.00 WIB.

Pelaku pembakaran diketahui seorang laki-laki. Bukan wanita, seperti yang diviralkan.

Akun wanita yang dituduh bakar Qur’an diduga diretas

situs bandar judi slot online

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah menelusuri dan memeriksa wanita yang diviralkan membakar Al-Qur’an.

“Kemarin sudah kita temukan akunnya dengan alamat di daerah Jakarta Selatan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/5/2021).

Dalam keterangannya kepada polisi, F mengaku tidak pernah menggunakan akun tersebut sejak Oktober 2020.

“F mengakui akun itu pernah milik dia, tetapi sejak tahun 2020 bulan Oktober itu sudah tidak aktif lagi,” ujar Yusri.

Atas dasar hal itu, F pun kini masih berstatus sebagai saksi. Menurut keterangan F kepada petugas, ada kecurigaan seseorang menggunakan akunnya tersebut.

“Masih didalami, saksi tidak pernah merasa melakukan perbuatan sesuai yang ada di medsos tersebut. Tetapi ada kecurigaan kepada seorang,” ujar Yusri.

Kepada polisi, F mengungkap bahwa akunnya ada kemungkinan diretas oleh seseorang yang dia curigai.

“Tim lagi bekerja untuk mengejar pelaku karena yang bersangkutan merasa akunnya telah di-hack,” sambungnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed