oleh

KAI Mempertegas Proses Hukum Pelaku Pelecehan Seksual Serta Lakukan Sosialisasi

Dilasnir dari Manajemen PT KAI Commuter bersikap tegas dengan mengambil langkah hukum terkait kasus dugaan tindak pidana pelecehan seksual di Kereta Rel Listrik (KRL) pada hari Jumat (15/7), sekitar pukul 16.10 WIB dan hari Sabtu (16/7).

Dengan Terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi pada Sabtu (16/7), KAI Commuter juga mendapatkan laporan dari pengguna KRL lintas Stasiun Duri-Stasiun Jatinegara yang merekam dugaan tindak pelecehan terhadap pengguna yang sedang tertidur pulas di KRL.

Petugas KAI Commuter langsung melakukan pengecekan dan penelusuran pelaku di area stasiun. Petugas pengamanan di dalam KRL maupun di area stasiun juga terus secara rutin berpatroli di pengawasan areanya masing-masing.

situs bandar judi slot online

Tak hanya itu Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan langkah untuk mencegah adanya pelecehan di kereta rel listrik atau KRL. Menurut dia, salah satu langkahnya adalah dengan terus melakukan sosialisasi atau memebri imbauan kepada penumpang yang hendak naik KRL.

“Kami terus akan melakukan sosialiasi. Pengguna KRL harus tetap waspada dan berhati-hati dengan keadaan,” ujar dia saat dihubungi pada Senin, 18 Juli 2022.

Selain itu, Leza juga meminta kepada para pengguna KRL agar tidak takut dan segera melaporkan kejadian tindakan pelecehan kepada petugas. “Petugas kami akan membantu.” tutur Leza.

Baca Juga :
Terus Berinovasi, Pengguna di Indonesia Kini Bisa Nonton Video Podcast di Spotify
Viral di Perbincangkan, Ini Spesifikasi dan Harga Nokia Edge 2022

 

Opajudi Bonus New Member 100% To 3x

Garansi Kekalahan Khusus Taruhan Bola 100%

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed