oleh

Hore ! Hasil Sidang HRS Dipenjara 10 bulan !

Jakarta -LAHANBERITA – Eks pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) yang saat ini tengah sakit dipenjara Bareskrim Polri, kembali dilaporkan PTPN VIII ke Bareskrim Polri terkait lahan di Megamendung. Habib Rizieq Shihab (HRS) dituntut 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan dalam kasus kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor. Jaksa turut menyampaikan hal yang memberatkan dan meringankan bagi Rizieq.

Hal itu disampaikan jaksa saat membacakan tuntutan Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Senin (17/5/2021). Jaksa mencantumkan salah satu alasan pemberat, antara lain Rizieq sebelumnya sudah pernah dihukum dalam perkara lain.

“Hal-hal yang memperberatkan. Pertama, terdakwa pernah dihukum 2 kali, dalam perkara 160 KUHP pada 2003 dan perkara 170 KUHP pada tahun 2008,” kata jaksa dalam persidangan.

Jaksa juga menyebut Rizieq tidak mendukung pemerintah dalam percepatan pencegahan COVID-19. Selain itu, terdakwa juga dinilai jaksa tidak menjaga sopan santun selama persidangan.

“Kedua, perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam percepatan pencegahan COVID-19 bahkan memperburuk kedaruratan kesehatan masyarakat. Ketiga, perbuatan terdakwa mengganggu ketertiban umum serta mengakibatkan keresahan masyarakat,” ujar jaksa.

“Keempat, terdakwa tidak menjaga sopan santun dan berbeli-belit dalam memberi keterangan di persidangan,” imbuhnya.

Jaksa turut mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dalam tuntutannya. Rizieq, kata jaksa, diharapkan bisa memperbaiki diri di kemudian hari.

“Hal-hal yang meringankan, terdakwa diharapkan dapat memperbaiki diri pada masa yang akan datang,” ucap jaksa.

situs bandar judi slot online

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab dituntut 10 bulan penjara. Rizieq diyakini melakukan tindakan tidak patuh protokol kesehatan dan menghalang-halangi petugas COVID-19 saat mendatangi pondok pesantren miliknya di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. Habib Rizieq diyakini bersalah melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Rizieq diketahui mesti mendekam di balik jeruji besi setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penghasutan hingga pelanggaran protokol kesehatan.

Ia sempat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, tapi akhirnya dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri.

“Salat Ied bersama para tahanan dan halal bihalal di rutan,” kata kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar saat dikonfirmasi, Kamis (13/5).

Di sisi lain, Aziz menuturkan, sejauh ini belum ada anggota keluarga yang menjenguk Rizieq ke rutan pada lebaran hari pertama ini.

“Belum ada yang menjenguk,” ucap Aziz.

Diketahui, Rizieq saat ini tengah menjalani proses persidangan atas sejumlah kasus hukum yang menjeratnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed