oleh

HEBOH ! Bitcoin Anjlokkkk Jadi Trending !!!…Berani Beli ??

Harga Bitcoin Terjun Bebas, Trending di Twitter

Foto: Getty Images
Jakarta -Salah satu mata uang kripto, Bitcoin menjadi trending topic di Twitter. Tagar Bitcoin sudah dicuit lebih dari 209.000 kali oleh warganet.

Akun @Bran*kn*w mencuit jika bitcoin akan menuju ke arah US$ 47.000 per keping. Ini merupakan pergerakan harga yang sangat cepat.

Selanjutnya akun @jufr*z*ns mencuit jika harga yang terus turun ini harus dihadapi dengan tenang. Jangan panik, karena ini adalah kesempatan untuk memborong.

Memang harga Bitcoin hari ini merosot tajam ke posisi US$ 48.960 per keping atau sekitar Rp 701,2 juta (asumsi kurs Rp 14.500) atau minus 9,64%.

Selain bitcoin, cryptocurrency lainnya seperti Bitcoin Cash tercatat minus 19,37$ menjadi US$ 741. Lalu Ethereum minus 12,26% menjadi US$ 2.142. Litecoin juga tercatat minus 16,79% menjadi US$ 218,5.Memang pergerakan harga bitcoin tercatat turun naik dalam beberapa hari terakhir. Penurunan harga ini juga menyebabkan kapitalisasi pasar bitcoin tercatat merosot menjadi US$ 914,2 miliar. Untuk volume harian tercatat US$ 37,09 miliar dan dominasi pasar 55,84%.

Cryptocurrency kebanggaan Elon Musk, Dogecoin juga merosot bahkan minus -34,14% menjadi US$ 0,1920 dengan kapitalisasi pasar US$ 24.82 miliar dan volume dalam 24 jam terakhir US$ 2,47 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai, ada beberapa penyebab cryptocurrency atau mata uang kripto anjlok lebih dalam lagi setelah akhir pekan lalu, di antaranya jika ditolak banyak negara.

situs bandar judi slot online

Sebelumnya, Bank Sentral Turki mengumumkan pelarangan bitcoin cs tersebut digunakan sebagai alat pembayaran.

Hal tersebut membuat nilai mata uang kripto, bitcoin khususnya anjlok ke bawah Rp 800 juta dari sebelumnya di atas Rp 900 juta per koin menutup akhir pekan lalu.

Nafan meyakini negara-negara besar juga tidak akan membiarkan semakin banyak pemegang kripto, sehingga harganya bisa terus jatuh.

Begitu juga dengan analis Bespoke menyebutkan, Bitcoin cenderung mengalami penurunan, dalam periode satu minggu, satu bulan, tiga bulan, setelah tren kenaikan yang berlangsung setidaknya 100 hari tanpa terputus.

“Satu minggu kemudian, (bitcoin) turun empat kali lipat dengan penurunan 4,6%, dan turun empat kali lipat satu dan tiga bulan kemudian,” sebut analis Bespoke dalam laporannya.

“Kinerja (Bitcoin) bahkan lebih buruk dengan penurunan masing-masing 6,5% (satu bulan) dan 13,4% (tiga bulan),” kata analis Bespoke.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed