oleh

Gerhana Matahari Cincin Terjadi 10 Juni, Daerah Mana Sajakah Yang Dapat Melihatnya?

lahanberita.com, Jakarta – Fenomena gerhana matahari cincin akan terjadi pada Kamis, 10 Juni 2021 besok. Sayangnya, tak semua wilayah dapat melihat langsung gerhana matahari cincin.

detikcom merangkumkan informasi terkait gerhana matahari cincin yang akan terjadi besok:

Pengertian Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin merupakan salah satu fenomena alam yang akan segera terjadi.

Menurut pengertiannya, gerhana matahari adalah peristiwa di mana posisi bulan segaris dan berada di antara bumi dan matahari. Akibatnya, cahaya matahari yang biasanya terang di siang hari akan terhalang sehingga daerah yang bisa menyaksikan gerhana matahari akan terlihat gelap karena cahaya tersebut tertutupi Bulan.

Sementara itu, untuk 10 Juni mendatang, akan ada gerhana matahri cincin. Gerhana ini terjadi akibat kondisi bulan yang berada di titik apogee alias jarak terjauh dari Bumi. Bulan tampak lebih kecil dari biasanya. Saat puncak gerhana, bulan akan menutupi matahari, yang membuat matahari tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengah dan terang di bagian pinggir.

Daerah yang bisa menyaksikan Gerhana Matahari Cincin

Seperti dilansir dari Space, Rabu (9/6), gerhana matahari cincin akan dapat disaksikan sejak awal hingga akhir di wilayah utara dan timur dari Amerika Utara, yakni mulai Churchill, Manitoba, Halifax, dan Nova Scotia di Kanada.

situs bandar judi slot online

Wilayah Kanada lainnya, yakni Ontario barat dan utara, Quebec di barat laut, serta Nunavut bagian timur juga bisa menyaksikan langsung gerhana matahari cincin.

Puncak dari gerhana Matahari cincin ‘api’ hanya terjadi sekitar 3,5 menit.

Indonesia Tak Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin

Fenomena gerhana matahari cincin tidak dapat disaksikan di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

“Gerhana matahari cincin tidak dapat diamati dari Indonesia, hanya bisa diamati dari wilayah di sekitar kutub utara,” kata Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging Mumpuni dilansir dari Antara, Rabu (9/6).

Menurut LAPAN, fenomena kali ini juga akan terjadi bertepatan dengan fase bulan baru, Fase bulan baru akan terjadi pada 10 Juni pukul 17.52 WIB dengan jarak 404.245 kilometer dari bumi dan terletak di konstelasi Taurus.

Cuaca yang cerah dan tidak tertutup awan jadi syarat untuk bisa mengamati fenomena gerhana matahari cincin ini. Namun masyarakat juga harus menggunakan alat bantu tertentu, seperti kacamata gerhana atau teropong, karena jika dilihat dengan mata telanjang bisa menyebabkan kebutaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed