oleh

CATAT ! Begini Cara Pengajuan SIKM

Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 569 Tahun 2021. Kepgub itu berisi tentang prosedur pemberian surat izin keluar masuk (SIKM) wilayah DKI Jakarta selama masa peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam kepgub tersebut, SIKM Jakarta mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021. Pemegang SIKM juga wajib memiliki surat bebas COVID-19.

“Pemegang SIKM selama melakukan perjalanan untuk kepentingan nonmudik harus membawa hasil PCR atau swab antigen atau GeNose yang menyatakan negatif dari COVID-19 dan sampelnya diambil dalam kurun waktu paling lama 1×24 jam sebelum keberangkatan,” tulis kepgub tersebut seperti dilihat lahanberita.com, Rabu (5/5/2021).

SIKM itu hanya berlaku untuk orang per orangan yang melakukan perjalanan untuk keperluan nonmudik, yakni:

situs bandar judi slot online

a. Kunjungan keluarga sakit
b. Kunjungan duka anggora keluarga meninggal;
c. Ibu hamil yang didampingi oleh satu orang keluarga
e. Kepentingan persalinan yang didampingi paling banyak dua orang.

Syafrin menjelaskan, pengurusan SIKM bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Jakevo. Dengan demikian, pengurus SIKM tidak perlu datang ke kantor kelurahan. “Jadi pemohon mengajukan melalui Jakevo secara daring,” kata Syafrin saat dihubungi melalui telepon, Jumat (30/4/2021). Hasilnya nanti akan dikirimkan dalam bentuk online dan tandatangan kelurahan dalam bentuk digital atau kode QR. Mekanisme pengajuan SIKM adalah dengan cara melampirkan atau mengunggah persyaratan administrasi yang diperlukan.

Sebagai contoh, ketika ada keperluan bepergian untuk urusan kedukaan, pengurus SIKM diminta melampirkan surat keterangan kematian dari daerah asal. “Kemudian misalnya ada orang sakit di kampung, ada surat keterangan sakit dari RS setempat, itu dokumen yang dilampirkan beserta KTP pemohon,” kata Syafrin. Surat menjelaskan alur proses pemberian SIKM. Termasuk, syarat masyarakat dengan alasan mendesak yang diperbolehkan mengantongi SIKM. Mereka yang boleh mendapat SIKM, yakni kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal, ibu hamil, pendampingan ibu hamil, dan pendampingan persalinan.

Masyarakat dengan alasan tersebut harus terlebih dulu mengisi data diri melalui https://jakevo.jakarta.go.id. Kemudian, Unit Pelaksana (UP) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bakal memverifikasi berkas tersebut.

Selanjunya, ditandatangani lurah setempat secara elektronik bila seluruh berkas dan persyaratan terpenuhi. Pemohon dapat mengunduh SIKM melalui https://jakevo.jakarta.go.id

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed