oleh

Belum Banyak yang Tau!! Inilah Fakta Ilmiah Tidur Malam Hari Harus Memakai Selimut

Bisa mengurangi stres

Selimut merupakan salah satu benda esensial yang ada di tempat tidur. Saat tidur, kamu pun otomatis menarik selimut untuk menyelimuti tubuhmu, terutama di malam hari.

Rupanya, ada fakta Ilmiah ketika tidur malam hari seseorang merasa harus menggunakan selimut, lho. Selain itu, tidur malam hari menggunakan selimut juga memiliki manfaat. Anda tidur malam tidak pakai selimut? Baca dulu dong.

1. Saat Tidur Suhu tubuh Menurun

Pada Saat tidur, suhu tubuhmu akan menurun sehingga kamu harus berselimut agar tidak kedinginan. Sebaliknya, suhu tubuhmu akan kembali normal ketika bangun tidur.

Penurunan suhu tubuh saat tidur disebabkan oleh menurunnya metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh dapat turun hingga 10 persen, maka dari itu tubuh menghasilkan sedikit panas, ujar Christopher Colwell, seorang profesor psikiatri sebagaimana dilansir Vox.

2. Mencegah Insomnia

Insomnia memang suah untuk dihindari bagi mereka yang menderita Insomnia, Jika kamu menderita insomnia atau sulit tidur, biasakanlah tidur memakai selimut. Sebab, selimut dapat membuat tidur lebih nyenyak dan mencegah sering terbangun saat malam hari.

Dilansir riset Ekholm dkk. pada Journal of Clinical Sleep Medicine, sudah terbukti bahwa menggunakan selimut berat (weighted blanket) dapat mengurangi tingkat insomnia dan memelihara pola tidur normal. Dijamin kamu tidak akan mengantuk setelah bangun tidur.

Baca Juga : 7 Situs Download Lagu Legal Gratis Terbaik

3. Dapat Mencegah Stress

situs bandar judi slot online

Next, Ketika kualitas tidurmu meningkat, dijamin kamu akan terbebas dari stres. Pilihlah selimut yang dapat membuatmu tidur nyenyak, seperti selimut berat.

Selimut berat (weighted blanket) mempunyai massa sebesar 2,2 kg sampai 13,6 kg, sebagaimana dilansir Healthline.

Selimut berat sudah terbukti dapat mengurangi stres dan membuatmu rileks. Tekanan pada selimut ini menempatkan saraf otonommu ke dalam mode istirahat dan mengurangi gejala kecemasan pada dirimu, dilansir Penn Medicine.

4. Sudah menjadi rutinitas

Tidur juga merupakan rutinitas. Sejak bayi, orangtua selalu membiasakan anaknya untuk memakai selimut saat tidur. Sebab, menurut Atlas Obscura, bayi lebih mudah kedinginan daripada orang dewasa.

Dilansir CTV News, kebiasaan memakai selimut saat tidur akan meresap ke otak bayi dan terbawa sampai dewasa. Nah, jika kamu berada di tempat tidur dan sudah berselimut, maka otak akan memberi isyarat untuk tidur.

5. Sebagai terapi nonmedis

Ternyata, selimut dapat menjadi terapi nonmedis bagi tubuhmu, lho! Selimut dapat menjadi ‘obat’ untuk membuatmu tertidur lelap, terutama ketika menggunakan selimut berat.

Dikutip Penn Medicine, selimut berat dapat membantu mengurangi stres bagi penderita autis dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Selain itu, selimut ini dapat mengurangi risiko kepanikan saat perawatan gigi dan kemoterapi, sebagaimana dilansir Very Well Health.

Sedikit fakta ilmiah ketika tidur malam hari menggunakan selimut di atas semoga dapat memberikanmu pengetahuan baru, ya. Jangan lupa untuk pakai selimut di malam hari, pilih pula yang cocok, nyaman, dan berkualitas agar tidurmu semakin baik pula.

Baca Juga : Apriyani/Fadia Juara Malaysia Open 2022, Akhiri Penantian 55 Tahun Gelar Ganda Putri Indonesia di Malaysia Open

Garansi kekalahan slot 100%

Promo asuransi combo mixparlay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed