oleh

Ambulans Dihalangi Mobil Saat Angkut Pasien DB di Kota Mojokerto

Lahanberita.com, Mojokerto – Video ambulans terhalangi mobil di depannya saat melaju di Jalan Majapahit, Kota Mojokerto viral. Ambulans tersebut mengangkut seorang pasien demam berdarah menuju ke RS Gatoel.

Video berdurasi 41 detik itu memperlihatkan ambulans milik RS Gatoel melaju kencang sambil menyalakan sirine dan lampu rotator di Jalan Majapahit sisi selatan. Namun, laju ambulans terhalangi mobil Honda Mobilio nopol W 1002 RL dan sepeda motor di depannya. Mobilio melaju di lajur kanan, sedangkan motor di lajur kiri.

Suara sirine dan klakson ambulans tidak membuat pengemudi mobil penumpang warna hitam itu memberi jalan. Mobil Mobilio itu tetap melaju di lajur kanan. Sedangkan sepeda motor di sudah menepi di lajur kiri sehingga bisa disalip ambulans.

Pengemudi ambulans terlihat berusaha mendahului Mobilio dari kiri. Namun, terhalangi kendaraan yang parkir di tepi jalan dan mobil yang merekam peristiwa ini. Karena mobil perekam sudah beralih ke lajur kiri sejak mendengar sirine ambulans. Hingga video berakhir, ambulans masih berada di belakang Mobilio setelah menyalip mobil perekam.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Fitria Wijayanti membenarkan video viral tersebut terjadi di Jalan Majapahit sisi selatan pada Senin (17/5) sekitar pukul 09.45 WIB. Ambulans dalam video itu sedang mengangkut seorang pasien pria dari Jalan Majapahit sisi utara menuju ke RS Gatoel di Jalan Raden Wijaya, Kota Mojokerto.

situs bandar judi slot online

“Ambulans tersebut membawa pasien yang lemas, sakit demam berdarah dari Jalan Majapahit,” terangnya kepada wartawan di kantor Satlantas Polres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara, Rabu (19/5/2021).

Polisi masih menyelidiki insiden dalam video tersebut. Salah satunya dengan menggali keterangan dari sopir ambulans dan mencari pengemudi mobil Honda Mobilio.

“Mobilio domisilinya Sidoarjo, sudah dijual, tidak ada nomor kontaknya. Saat ini sedang kami dalami,” jelas Fitri.

Jika terbukti menghalangi laju ambulans, pengemudi mobilio bakal dijerat dengan pasal 287 ayat (4) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pengemudi terancam hukuman 1 bulan penjara atau denda Rp 250.000.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed