oleh

53 WNI DISEKAP DI KAMBOJA KARENA MODUS PENIPUAN KERJA.

Lahan Berita – Kementerian Luar Negeri Indonesia telah menyatakan bahwa 53 orang Indonesia ditahan di Kamboja setelah mereka ditipu oleh iklan pekerjaan palsu online.

 

Sudah 10 hari sejak mereka tertangkap, dan kabarnya kementerian juga telah mengajukan permintaan resmi kepada polisi Kamboja untuk memastikan bahwa para korban dibebaskan dan dipulangkan.

 

Menurut sumber, Sihanoukville, tempat kurungan itu terkenal sebagai pusat penipuan skala industri rumah yang memiliki ribuan orang yang dipenjara dan dipaksa untuk menipu orang di seluruh dunia. Pikiran?

 

Kasus ini mengemuka dari aduan seorang warganet dengan akun @angelinahui97 kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah mengenai penyekapan terhadap 54 WNI di Kamboja.

situs bandar judi slot online

Melalui unggahan itu, dirinya meminta tolong kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk segera dibantu. Ganjar langsung memerintahkan Disnakertrans Provinsi Jateng untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

situs bandar judi slot online

Garansi Kekalahan Khusus Taruhan Bola 100%

“Kami langsung menindaklanjuti laporan itu dan mendapat informasi dari WNI atas nama Mohammad Effendy. Dia mewakili 54 WNI yang bekerja di negara Kamboja yang diduga mengalami penipuan penempatan tenaga kerja dan diduga terjadi tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” kata Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng Sakina Rosellasari.

 

Menurut dia, para WNI di Kamboja itu dijanjikan bekerja sebagai operator, petugas call center, dan bagian keuangan, tetapi di lokasi penempatan tidak sesuai dengan kesepakatan.

Opajudi Bonus New Member 100% To 3x

“Modus pemberangkatan secara unprosedural dengan menggunakan agensi perseorangan dengan setiap WNI yang berangkat dengan agensi berbeda. Menurut Informasi dari yang bersangkutan bahwa dimungkinkan dalam tiga hari ke depan akan diperdagangkan,” ujar dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed