oleh

4 AKSI VIRAL PESEPEDAH YANG MERESAHKAN DI JALANAN!

 Lahanberita.com,~

 

  Sejak awal kemunculan virus corona,bersepeda telah menjadi tren di masyarakat perkotaan yang ada di Indonesia.

Tidak hanya di akhir pekan, pada Senin sampai Jumat pun, mulai banyak masyarakat yang di jalan raya baik pagi,sore,maupun malam hari.

Sayangnya, tak jarang keberadaan pesepeda ini menimbulkan konflik dengan para pengguna jalan lainnya, seperti tidak memberikan jalan ke pengguna lain.

Memiliki hak yang sama, tidak sedikit para pengendara, baik pemobil, pemotor, maupun pesepeda yang berkendara sembarangan tanpa mengindahkan peraturan lalu lintas yang ada.

Berikut ini adalah 4 aksi meresahkan para pesepeda di jalan raya yang telah kami rangkum untukmu guys..

Bule Melawan Arah

Pesepeda Bule Lawan Arah 908ae

 

Sebuah video yang telah diunggah ke YouTube sejak lama oleh Lucas Brunelle, seorang stuntman bule mendadak viral usai diunggah oleh pemilik akun Twitter @SangChoDockZ pada Juli tahun lalu.

Video berdurasi 15 menit 37 detik itu diunggah oleh Lucas ke kanal YouTube-nya pada Selasa (17/09/2019).

Video itu sendiri dibuat untuk keperluan promo acara sepeda tahunan di Jakarta, Cycle Messenger World Championship

“Ke Jakarta untuk Cycle Messenger World Championship dan berkendara di sekitar Jakarta terasa luar biasa, maraknya sepeda motor seperti di kolam ikan,” tulis Lucas di dalam keterangan video tersebut.

Di dalam video itu, terlihat Lucas yang tengah bersepeda melewati sebuah jalan di arus yang salah alias melawan arah.

Meskipun tidak sepanjang jalan melawan arah, tetapi beberapa manuvernya membahayakan diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Ia bahkan melaju di tengah dan berkali-kali hampir ditabrak mobil atau motor.

Ketika video itu kembali mencuat di Twitter, video itu langsung memperoleh sentimen negatif dari netizen.

Tak sedikit pula warga Twitter meluruskan video ini sebenarnya sudah lama diunggah. Akan tetapi video ini tetap dianggap berbahaya dan memberikan pengaruh buruk sehingga banyak yang menyarankan untuk diturunkan dari saluran Youtube.

“Nabrak orang kek gini sepertinya halal,” tulis akun @toniandana. “Untung gw ga bisa bawa truk container, udah gw tabrak itu manusia go****,” timpal akun @Snowfin.

“Wah, jalur prestasi mendekatkan diri pada panggilan illahi,” tulis @rockadocta.

Masuk Ke Jalan Tol Jagorawi

Pesepeda Masuk Tol 668b0

 

Pada Minggu (13/09/2020) lalu, video rombongan pesepeda yang masuk ke Jalan Tol Jagorawi juga viral di media sosial.

Diunggah oleh seorang pengendara mobil yang tengah melintasi Tol Jagorawi, banyak yang menanyakan, Jika pesepeda mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil, siapa yang bersalah di mata hukum?

Menanggapi pertanyaan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memberikan jawaban dengan tegas.

“Jelas yang salah si pesepeda,” kata Kombes Pol Yusri kepada GridOto.com, Senin (14/09/2020).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih, bukan untuk sepeda.

Ogah Kasih Jalan

Pesepeda Ditabrak Truk 07df5

 

Tak hanya terjadi di Indonesia, di Singapura pun pernah ada pesepeda arogan yang tertabrak mobil pick-up.

Hal itu terjadi karena ia melaju di tengah jalur dan tidak memberikan jalan kepada mobil pick-up yang ternyata sedang buru-buru itu.

Selain berusaha untuk menyalip pesepeda, si pengemudi pick-up juga telah membunyikan klakson berkali-kali.

situs bandar judi slot online

Merasa kesal atas klakson tersebut, pesepeda itu malah memukul kaca spion mobil itu sampai patah.

Tidak terima, sopir pick-up pun membanting setirnya ke kiri dan langsung menyeruduk pesepeda itu.

Pesepeda tersebut pun jatuh ke trotoar penuh rumput, sehingga tidak menyebabkan cedera yang serius baginya.

Pemotor vs Pesepedah Road Bike

Nah, yang baru-baru ini terjadi, munculnya foto seorang pengendara berplat nomor AA yang mengacungkan jari tengah kepada para pesepeda yang rata-rata menggunakan sepeda road bike.

Pemotor Acungkan Jari Tengah Kepada Pesepeda 7825a

 

Foto yang auto viral di berbagai media ini memperlihatkan bahwa si pemotor memang amat kesal, karena rombongan pesepeda menutup hampir seluruh bagian di jalan raya yang tengah dilewatinya. baik lajur kanan tengah maupun kiri.

Usai berhasil melewati para pesepeda ini, ia pun mengacungkan jari tengah(a.k.a fuck you), untuk mengungkapkan kekesalannya itu. Kejadian ini sendiri terjadi di daerah Dukuh Atas, Jakarta Selatan.

Beragam respon diberikan untuk hal ini. Ada yang memihak para pesepeda dan ada pula yang memihak si pemotor.

Sebenarnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang telah menyiapkan lajur khusus bagi para pesepeda, yang berada di sebelah kiri jalan.

Sementara itu, dilansir dari akun instagram @goshow.cc, komunitas yang terlibat di dalam kejadian tersebut memberikan klasifikasinya di dalam bahasa Inggris.

Di dalam unggahan itu, GoShow.CC menyatakan bahwa rombongan pesepeda ini memang sedang berkendara di jalur kanan untuk melewati lalu lintas yang menurun di Dukuh Atas.

Hal itu diakibatkan adanya bus yang menyeberang ke underpass Dukuh Atas. Setelah jalanan kembali aman, para pesepeda ini berniat untuk kembali ke kiri.

“And finally the only viral photo floating in all wag giving 1 side assumption,” tulisnya pada Jumat (28/05/2021).

Netizen pun sontak menyoroti kejadian ini. Tidak sedikit warganet yang mendukung aksi pengendara motor itu, tetapi ada juga yang tidak sependapat.

“gift applause for the Beat,” tulis akun @besok.buka.

“Saya dukung bapak nya,” timpal @safiqattholibi.

“Roadist (gak semua nya sih) napa kalo sepedahan mesti nengah mulu yak?? Apa sepeda nya punya 60+ hp?? Terus top speed nya bisa sampe 300+ km/h?? *Salut sama bapak beat… *Mari saling menghargai sebagai sesama pengguna jalan*,” komentar @sndiynrlinggaskti.

Sementara itu, ketua komunitas sepeda Bike to Work (B2W) Poetoet Sodarjanto mengatakan bahwa dilihat dari foto yang beredar, tindakan pesepeda itu memang salah.

Terlebih lagi kalau di jalan raya itu sebenarnya telah disediakan jalur khusus sepeda.

“Sebatas pandangan melihat dari foto yang beredar ya, jika ruas tersebut adalah jalan raya yang ada jalur sepeda, maka pengguna sepeda tersebut jelas salah,” tutur Poetoet kepada Kompas.com, Minggu (30/05/2021).

Hal itu sendiri merujuk ke Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ) Nomor 22 Tahun 2009, yakni Pasal 122 dan Pasal 108.

Meninjau foto itu, ia juga bisa memastikan bahwa para pesepeda itu sedang berolahraga santai.

“Jika memperhatikan foto, saya dapat pastikan bahwa mereka sedang berolahraga, bukan bermobilitas,” katanya.

Pasal 108 ayat (3) menjelaskan bahwa sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang, dan kendaraan tidak bermotor berada di jalur kiri jalan.

Poetoet mengatakan bahwa peraturan itu tertulis jelas di dalam UULLAJ. “Aturan, ya merujuknya UULLAJ, kecuali ada peraturan lain yang merubahnya,” paparnya.

itulah tadi aksi2 pesepedah yang meresahkan.. gimana menurut kalian adakah yg lain?? silahkan komentar yaa…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed